KEBANGKITAN OLAHRAGA

Posted: Oktober 27, 2010 in SPORT

Momentum Kebangkitan Olahraga Indonesia
19 May 2010
Indo Pos Olahraga

JAKARTA-Momen kebangkitan olahraga nasional ditabuh. Ini menandai peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) pada 20 Mei. “Ini sebagai momen kebangkitan olahraga nasional,” ujar Menpora Dr Andi Alifian Mallarangeng kepada INDOPOS, Jumat (14/5). Menurut bapak tiga anak itu, tanda-tanda itu datang. Di antaranya pada SEA Games Laos 2009 lalu, Indonesia berhasil berada di posisi ketiga. “Ini momen agar SEA Games 2011 di Indonesia nanti, Merah Putih tampil sebagai juara umum. Memang ada satu dua beberapa kekurangan dan menjadi PR (pekerjaan rumah). Ini yang kita evaluasi dan benahi. Tapi secara umum, bagus .”ujar mantan juru bicara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Untuk bangkit dan olahraga Indonesia berkibar di ranah internasional memang bukan pekerjaan mudah dan tidak hanya pemerintah atau Kemenpora sendiri yang berjalan. Perlu kerja sama dan upaya berbagai pihak. Seperti dari induk cabang olahraga atau pengurus besar (PB), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI). “Nah, Prima (Program Indonesia Emas) menghilangkan dualisme pembinaan. Sekarang satu pembinaan. Sebelumnya sempat ada dualisme, PAL (Program Atlet Andalan) dan KONI. Saya sudah bertemu PB-PB, latihan jalan terus, sekarang sudah menatap tryout,” tegas pria dengan kumis khasnya tersebut. Dengan Prima yang merupakan high performance program, momen kebangkitan olahraga nasional segera dapat diwujudkan.

Selain mamatok juara umum di SEA Games 2011, Menpora juga optimistis dapat memperbaiki peringkat pada Asian Games di Tiongkok pada 2010 ini.”KONI sendiri menargetkan 4 emas. Ya, targetnya semoga bisa menembus peringkat belasan,” harap suami dari Vitri Cahyaningsih tersebut.Momen kebangkitan nasional ini, lanjut Menpora, juga digunakan pihaknya untuk menfasilitasi para olahragawan dan cabang olahraga.”Ada dukungan. MoU (nota kesepahaman) dari BUMN, berupa dukungan dana dan fasilitas lainnya,” imbuh Doctor of Philosophy in Pojitical Science Northern Illinois University, Dekalb, Illinois, USA,pada 1997 itu. Di samping itu. memberi peluang seluas-luasnya bagi para olahragawan berprestasi menjadi pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai di BUMN.”Tahun ini, kita buka HOO PNS dari olahragawan. Ini dimaksudkan, para atlet tenang menatap masa depannya. Mereka tidak perlu memikirkan masa depannya gimana, karena sudah terjamin,” terangnya.

Tak hanya itu, Kemenpora juga mendorong para atlet menjadi bintang iklan. Di sini, pihak swasta dilibatkan.” Atlet menjadi ikon swasta atau BUMN. Ini agar atlet juga mendapat kesejahteraan. Dan yang lebih penting, menarik minat anak-anak tertarik menjadi atlet dan makin banyak yang melirik menjadi atlet. Orangtua pun akan mendorong agar anaknya menjadi atlet yang bagus, karena masa depan terjamin dan bisa sukses. Ini menjadi modal perekrutan atlet,” jelasnya.

Menpora juga menyoroti sepak bola. Dia optimistis, jika hasil Kongres Sepak Bola Nasional (KSN) di Malang, Jawa Timur, akhir Maret lalu ditindaklanjuti, sepak bola dapat juara di SEA Games 2011. Sekadar diketahui, KSN menghasilkan tujuh rekomendasi. Tujuh poin itu adalah pertama, PSSI perlu segera melakukan reformasi dan restrukturisasi atas dasar usul, saran, dan kritik serta harapan masyarakat dan mengambil langkah-langkah konkret sesuai aturan yang berlaku untuk mencapai prestasi yang diharapkan masyarakat.

Kedua, perlu adanya pembangunan dan peningkatan infrastruktur olahraga, khususnya sepak bola. Ketiga, PSSI perlu meningkatkan komunikasi, koordinasi dan sinkronisasi dengan stakeholder,terutama KONI dan pemerintah. Keempat, dilakukan pembinaan sejak usia dini melalui penanganan secara khusus melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi, dengan melibatkan tim yang terdiri atas dokter, psikolog, pemandu bakat, dan pakar olahraga serta perlu segera disusun kurikulum standar nasional untuk penyelenggaraan Sekolah Sepak Bola, Pusat Pembinaan Latihan Pelajar (PPLP), dan Pusat Pembinaan Latihan Mahasiswa (PPLM) sepak bola.

Kelima, metode pembinaan atlet pe-lajar/muda supaya juga memperhatikan pendidikan formalnya. Keenam, pemerintah menyediakan anggaran dari APBN dan APBD untuk mendukung dan menunjang target dan pencapaian sasaran untuk menuju prestasi (karenadana APBD masih diperlukan untuk stimulan) dan ketujuh, perlu segera disusun dan dilaksanakan program pembinaan prestasi yang fokus kepada pembentukan tim nasional untuk menjadi juara dalam SEA Games 2011.

Menurut bapak dari Gilang, Titang, dan Mentari, itu sebagai tindak lanjut, pihaknya telah berkoordinasi dan berkirim surat ke sejumlah instansi terkait. “Kami.mengirimkan ke kemen-terian-kementerian, gubernur, wali kota, KONI, PSSI, dan pihak-pihak yang terkait dengan poin-poin hasil KSN. Ini sebagai tindak lanjut KSN. Hasil KSN harus disosialisasikan dan terus digulirkan sebagai gerakan nasional sepak bola. PSSI juga harus melakukan reformasi dan restrukturisasi,” jelas suami dari Vitri Cahyaningsih itu.

Misalnya Kemenpera, bisa bantu kalau ada yang bikin perumahan harus ada lapangan multifungsi atau lapangan bolanya.” Kamijuga ndak ingin ada lagi konversi sarana olahraga menjadi ruko,” terang peraih Future Leader of Asia dari Asia Week pada 1999 itu. Dengan demikian, semua ikut andil memikirkan sepak bola sesuai porsinya. Terkait PPLP dan PPLM, menurut pria yang menyelesaikan Sl di Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta itu, Kemenpora juga melakukan revitalisasi. Sedangkan yang menyangkut sekolah-sekolah merupakan area Kemendiknas, sementara Kemenporamensinkronkan.

Sedangkan di bidang kepemudaan, menpora mengatakan, sejarah telah mencatat bahwa bapak-bapak bangsa adalah orang muda seperti Budi Utomo,yang pada perjalanan selanjutnya lahirlah Negara Republik Indonesia. “Semangat para pemuda pendiri bangsa itu hendaknya diusung oleh para pemuda saat ini. Memaknai Harkitnas, kami melakukan revitalisasi gerakan pemuda dan pramuka,” tegasnya.

Pihaknya juga mengaktualisasikan bentuk karakter pemuda agar tetap dan selalu mempunyai semangat nasionalisme. “Para pemuda diharapkan lebih banyak lagi dapat mengibarkan bendera Indonesia dan mengharumkan bangsa dan negara Indonesia di level dunia,” terangnya. Menpora juga mengaku bangga, sudah banyak para pemuda Indonesia yang dapat berprestasi dunia Seperti Tim Robotik Universitas Komputer Indonesia (Unikom)yang meraih medali emas dalam ajang Robogames 2010 di San Ma-teo Country Event Center Amerika Serikat. Tim yang terdiri atas Yusrila Y Ker-looza dan Rodi Hariono ini menjadi yang terbaik dalam kategori open fire fighting autonomous robot. “Banyak yang harus dilakukan orang muda. Kami mendorong dan menfasilitasi,” imbuhnya.

Di samping itu, dengan adanya Undang-Undang (UU) Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan .lanjut Menpora. perlu revitalisasi gerakan organisasi pemuda. Dalam UU tersebut dijelaskan, yang masuk kategori pemuda adalah mereka yang berusia 16-30 tahun.”Saat ini belum semua organisasi pemuda yang umurnya segitu. Ini tugas berat. Tapi harus dilaksanakan,” tambahnya.

Selain itu, tugas lain adalah masih ada dualisme KNPI. DPD-DPD KNPI, lanjutnya, sudah melakukan pertemuan seperti Silatnas. Para organisasi kepemudaan (OKP) juga sudah bertemu. Mereka sepakat KNPI satu. “Kedua kubu yang ada saat ini juga ingin satu, tentu masing-masing ada syaratnya. Itu yang harus diketemukan. Saya berharap, sebelum 17 Agustus nanti semua dapat bersatu kembali,” pungkasnya, (zul)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s